Bab 9 Personalia

 

BAB 9

PERSONALIA

PEMANFAATAN SUMBER TENAGA KERJA DAN KOMPENSASI

§ Pendahuluan

Organisasi merupakan wahana untuk mencapai tujuan. Agar supaya pencapaian tujuan ini dapat dilaksanakan dengan baik, diperlukan fungsi-fungsi. Pengertian fungsi adalah, tugas-tugas yang dapat dengan segera dibedakan dengan tugas-tugas yang lain.

§ Macam/Jenis Personalia

Sesuai dengan fungsinya, pada dasarnya, di dalam perusahaan terdapat dua macam tenaga kerja, yakni :

1. Tenaga Eksekutif

Yang mempunyai dua tugas pokok ialah mengambil berbagai keputusan dan    melaksanakan fungsi organik manajemen : merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinir, dan mengawasi.

2. Tenaga Operatif

Merupakan tenaga terampil, yang menguasai bidang pekerjaannya, sehingga setiap tugas yang dibebankan kepadanya dapat dilaksanakan dengan baik.

Tenaga ini dibedakan menjadi 3 golongan, yakni : Tenaga Terampil, Tenaga Setengah Terampil dan Tenaga Tidak Terampil

§ Sumber Tenaga Kerja

ü Dari dalam Perusahaan

ü Teman-teman para karyawan

ü Lembaga Penempatan Tenaga Kerja

ü Lembaga Pendidikan

ü Masyarakat Umum

§ Seleksi Tenaga Kerja

Sebelum proses seleksi dilakukan ada dua masalah yang harus diatasi lebih dulu, yaitu : penentuan jenis tenaga kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja.

· Penentuan Jenis(kualitas) Tenaga Kerja, seperti :

« Batas minimum-maksimum usia

« Pendidikan minimal yang dimiliki

« Pengalaman kerja yang telah diperoleh

« Bidang keahlian yang dimiliki

« Ketrampilan lain yang dimiliki

« Pengetahuan-pengetahuan lainnya

· Penentuan Jumlah Tenaga Kerja

Penentuan jumlah tenaga kerja, meliputi dua hal pokok yakni :

« Analisa beban kerja yang meliputi : peramalan penjualan, penyusunan jadwal waktu kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk membuat satu unit barang.

« Analisa tenaga kerja untuk menghitung jumlah tenaga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode tertentu.

· Proses Seleksi

Meliputi tahap-tahap sebagai berikut :

« Pengisian formulir atau penyortiran lamaran-lamaran yang masuk

« Wawancara pendahuluan

« Psycho-test

« Wawancara lanjutan

« Pengujian referensi

« Pengujian kesehatan

« Masa Orientasi

§ Pengembangan Karyawan

Ada 2 metode pengembangan karyawan, yakni :

ü Dilaksanakan di dalam dan oleh perusahaan sendiri

ü Dilaksanakan di luar perusahaan dan oleh lembaga lain

§ Kompensasi

Imbalan jasa yang diberikan secara teratur dan dalam jumlah tertentu oleh perusahaan kepada para karyawan atas kontribusi tenaganya yang telah diberikan untuk mencapai tujuan perusahaan. Kompensasi ini dapat berupa upah dan jasa. Dalam masalah pengupahan, terdapat 3 macam teori upah ekonomi yakni :

ü Teori Pasar : upah ditentukan oleh hasil proses perundingan antara karyawan sebagai penjual tenaga dengan manajemen sebagai pembelinya.

ü Teori Standard Hidup : upah harus dapat memberikan jaminan kepada buruh untuk menikmati hidup dengan layak dan pengusaha harus memberikan upah cukup tinggi, memberikan servis lain seperti pendidikan, tabungan.

ü Teori kemampuan untuk membayar : tingkat pembayaran harus didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk membayar.

§ Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah

ü Pasar Tenaga Kerja

ü Tingkat Upah yang berlaku di daerah bersangkutan

ü Tingkat keahlian yang diperlukan

ü Situasi laba perusahaan

ü Peraturan perintah

§ Metode Pengupahan

ü Upah langsung

ü Gaji

ü Upah Satuan

ü Komisi

ü Premi shift kerja

ü Tunjangan Tambahan

§ Upah Insentif

Insentif merupakan suatu arti tentang dorongan kerja yang efektif dari karyawan. Maksud dari insentif ini adalah untuk mendorong karyawan agar bekerja dengan lebih produktif.

Karakteristik pokok dari upah insentif yang baik adalah :

ü Harus menunjukkan penghargaan kepada karyawan atas produktivitas mereka.

ü Harus dapat dipakai untuk mencapai tujuan produktif per karyawan secara layak.

ü Tambahan upah yang diperoleh karyawan harus paling sedikit diseimbangkan dengan biaya produksi terendah.

Macam-macam bentuk upah Insentif

ü Full Participation Plan : upah insentif bagi karyawan pabrik di mana ekstra pada tugas mereka, dapat menghasilkan produksi tambahan.

ü Group Insentif Plan : diberikan kepada sekelompok karyawan, bilamana terbukti mereka menunjukkan hasil yang menguntungkan, seperti :

» Peningkatan produktivitas

» Penurunan biaya tenaga kerja per unit

» Perbaikan kualitas produk

» Pengurangan tingkat kerusakan produk yang dihasilkan.

HUBUNGAN PERBURUHAN

§ Hubungan Perburuhan Pancasila

Hubungan Perburuhan ini terjadi karena antara buruh di satu pihak dan manajemen di lain pihak, saling membutuhkan satu sama lain. Oleh karena itu, di Indonesia diciptakan satu bentuk hubungan antara karyawan dan manajemen yang dikenal dengan hubungan perburuhan pancasila.bilamana terjadi adanya ketidak-sepakatan antara buruh dan manajemen buruh mempunyai senjata yang dapat digunakan untuk menekan pembicaraan antara mereka yaitu :

ü Boikot

ü Pemogokan

ü Penghasutan

ü Memperlambat kerja

§ Perjanjian Kerja Bersama (PKB)

Perjanjian Kerja Bersama (Collective Labor Agreement) merupakan cara untuk mengatasi masalah antara manajemen dan buruh. Dengan adanya perjanjian bersama ini, buruh mempunyai kekuatan untuk dapat turut menentukan isi perjanjian tersebut, isi perjanjian itu meliputi hak-hak dan kewajiban buruh maupun pengusaha.

Hak-hak Buruh

ü Besarnya gaji/upah minimal yang harus diterima buruh beserta kenaikannya.

ü Tunjangan-tunjangan yang harus diterima

ü Hak untuk mendapat santunan kecelakaan di tempat kerja

ü Hak untuk mendapatkan promosi dengan system penilaian yang adil

ü Hak untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan melalui program training yang diberikan oleh perusahaan

ü Mendapatkan pesangon bila ia dipecat atau keluar atas kemauan sendiri

ü Besarnya pesangon

Kewajiban Buruh

» Datang bekerja tepat waktu

» Menjaga ketertiban

» Berusaha meningkatkan produktifitas

» Mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan

» Berusaha untuk selalu dapat melakukan penghematan untuk dapat menekan biaya produksi

» Menyumbangkan gagasan-gagasan yang bermanfaat

» Bekerja sesuai yang digambarkan dalam deskripsi jabatan

Hak Pengusaha

ü Hak untuk mengevaluasi kerja karyawan

ü Hak menentukan seseorang yang dianggap baik untuk menjadi pimpinan

ü Hak untuk menegur/mengarahkan

ü Hak memberi promosi dan devisi

ü Hak untuk memecat

Kewajiban Pengusaha

» Memberikan semua hak karyawan yang telah disepakati

» Memperlakukan semua karyawan dengan adil

» Memberikan fasilitas-fasilitas kepada karyawan

§ Macam-macam Perjanjian Kerja

ü Closed Shop Agreement : pengusaha hanya boleh memperkerjakan para anggota serikat buruh.

ü Union Shop Agreement : mengharuskan para pekerja untuk menjadi anggota serikat dalam periode waktu tertentu sesudah mereka bekerja.

ü Open Shop Agreement : memberikan kebebasan kepada para anggota untuk menjadi atau tidak anggota serikat.

§ Konflik dalam Hubungan Kerja

Konflik dalam hubungan kerja biasanya terjadi apabila kepentingan kedua belah pihak, antara buruh dan pengusaha terganggu.

§ Perantara dalam Pemecahan Konflik

ü Konsilasi, untuk mempertemukan kedua belah pihak, antara buruh dan pengusaha.

ü Mediasi, bertindak sebagai mediator hanya berwenang untuk memberikan saran-saran kepada kedua belah pihak bagaimana masalah harus dipecahkan.

ü Arbitrasi, keputusan-keputusan yang diambil oleh arbitrator (belerai), bersifat mengikat kedua belah pihak dan mempunyai kekuatan hukum. Macam-macam Arbitrasi :

» Arbitrasi Sukarela

» Arbitrasi Paksaan

» Arbitrasi Otomatis

§ Lembaga-lembaga BIPARTITE dan TRIPARTITE

Lembaga BIPARTITE mendasarkan diri pada pengertian bahwa setiap masalah yang timbul dari hubungan perburuhan merupakan tanggung jawab kedua belah pihak yaitu, pihak buruh dan pengusaha harus diselesaikan oleh mereka sendiri.

Lembaga TRIPARTITE mendasarkan pada pengertian bahwa setiap masalah yang timbul dari hubungan perburuhan adalah tanggung jawab buruh, pengusaha dan masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh pemerintah.

§ Mencegah Konflik

ü Melaksanakan lembaga keluhan dengan baik

ü Mengadakan survey gairah kerja

ü Menyelenggarakan lembaga bimbingan dan penyuluhan

ü Mengikut-sertakan buruh dalam pengambilan keputusan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s